MENGENAL BUDAYA DARI KARYA







Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Namun, belum banyak budaya Indonesia yang diketahui oleh masyarakatnya sendiri maupun mancanegara. Dengan karya budaya dapat diperkenalkan dan dengan karya pula selain memperkenalkan budaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi bangsanya.


JAKARTA - Bank Indonesia kembali menyelenggarakan pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang keempat kalinya pada hari Jumat-Minggu, 12-14 Juli 2019 di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center. Pameran yang bertemakan “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui UMKM Go Export dan Go Digital” akan menghadirkan koleksi lengkap kain tradisional batik, tenun, ulos, songket, dan produk turunannya, perhiasan dan kerajinan tradisional serta produk pangan olahan dari UMKM unggulan binaan BI yang tersebar di seluruh nusantara.

Pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner nusantara dan kopi unggulan Indonesia. Selain dipamerkan pengunjung dapat juga membeli kain khas Indonesia yang dijual dari berbagai macam daerah. Adapula, workshop mengenai kopi khas nusantara dan demo memasak makanan tradisional Indonesia.

Pengunjung pun bisa belajar menenun dan membatik secara langsung disana. Selain itu, diadakan fashion show yang ditampilkan dalam acara ini. Fashion show dari berbagai UMKM binaan Bank Indonesia dan menampilkan berbagai designer seperti Didi Budiarto, Toton, Ferry Sunarto, Utang Tunasa, dan Jenahara. Mereka menampilkan design baju dengan kain khas Indonesia yang tidak kalah bagusnya dan sangat bernilai.

Memperkenalkan dan melestarikan budaya adalah tugas anak bangsa. Melalui kegiatan talkshow, workshop, dan business coaching, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai cara untuk UMKM menembus pasar internasional dan memanfaatkan platform digital dalam pemasaran produk UMKM. KKI 2019 memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mempromosikan produknya secara lebih luas, sekaligus memotivasi untuk terus berkreasi menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi.

Muhammad Imam Birawa

1 komentar: