![]() |
| Demonstrasi mahasiswa, buruh tani, dan masyarakat di depan gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta |
Ibu Pertiwi sedang tidak baik-baik saja. Ibu Pertiwi sedang dihadapi oleh masalah yang bertubi-tubi. Jangan menangis Ibu!
Indonesia saat ini sedang mengalami beberapa rentetan masalah yang pilu. Mulai dari rasialisme yang terjadi pada mahasiswa Papua di Surabaya hingga terjadinya kericuhan di Papua sampai saat ini. Belum selesai disitu Indonesia kembali bersedih akibat asap kebakaran hutan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Asapnya sangat tebal dan menyesakan, banyak anak-anak terkena ISPA akibat menghirup udara yang tidak menyehatkan.
RUU KPK yang dianggap melemahkan KPK akibat beberapa poin yang dinilai menguntungkan si koruptor. Sedang ribut-ributnya masalah KPK dengan tagar #SAVEKPK muncul RUU KUHP yang menimbulkan kontroversi dikalangan masyarakat dengan beberapa pasal karet seperti penghinaan terhadap Presiden dan Pemerintah, perzinaan, gelandangan, aborsi, hewan ternak, hingga yang semakin membuat gaduh situasi hukuman bagi koruptor dikurangi dan koruptor berhak mendapatkan cuti. Hal ini membuat masyarakat dan mahasiswa geram, dialog dan aksi dilakukan (23-24 September 2019) sampai terjadinya kericuhan antara mahasiswa dan polisi, serta yang sangat disesalkan pelajar yang tidak mengerti substansi masalah justru melakukan anarkisme.
Reformasi sedang dikorupsi, demokrasi tidak membaik. Pers sebagai pengawas demokrasi justru terkena imbas dari tindakan represif Polri. Ibu Pertiwi memang sedang bersedih selesaikan masalah ini secara bersama. Rakyat ada untuk demokrasi “Suara rakyat adalah suara Tuhan”. Jangan menangis Ibu! Kami bersamamu!


alt="Photo Profile" />

Huhuuu
BalasHapus